Rabu, 18 Januari 2017

Jenis - Jenis Perangkat Pada Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sebuah mekanisme yang digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih komputer agar bisa saling berkomunikasi satu sama lain, selain sesama host bisa saling berkomunikasi dalam sebuah jaringan juga memungkinkan untuk bisa saling bertukar data (file sharing) dan berbagi resource seperti printer dan lain-lain.

Untuk membangun sebuah jaringan komputer tentunya diperlukan perangkat atau peripheral pendukung seperti : Modem, Router, Switch, HUB, Access Point, NIC (Network Interface Card), Cable dan Konektor.

Bagi seorang Network Administrator sangat penting untuk mengetahui Jenis - jenis perangkat pada jaringan komputer beserta fungsi dan cara kerja nya, untuk itu di artikel ini saya akan membahas mengenai perangkat jaringan dan juga fungsi nya dengan harapan bisa menjadi basic knowledge bagi sobat yang akan terjun dan berkecimpung di dunia networking.

Jenis - Jenis Perangkat Pada Jaringan Komputer


1. Modem


Modem merupakan kependekan dari Modulator Demodulator. Modem adalah alat komunikasi yang bersifat 2 arah artinya ketika modem menerima data dari komputer client yang berbentuk sinyal digital yang hendak dikirimkan ke luar (tujuan), maka sinyal digital tersebut akan diubah menjadi sinyal analog. Begitu juga ketika modem menerima data dari pengirim (luar jaringan) yang berbentuk sinyal analog maka modem otomatis akan mengubah sinyal analog tersebut ke sinyal digital yang akan diteruskan ke komputer client.

Modem ONT Huawei


Pada awalnya modem hanya bertugas sebagai Modulator dan Demodulator saja tapi seiring perkembangan jaringan komputer yang pesat, kini modem juga sudah dilengkapi dengan kemampuan multi fungsi. Artinya modem generasi terbaru sudah dilengkapi dengan kemampuan untuk membroadcast SSID seperti Access Point dan juga kemampuan routing seperti Router.


2. Router


Penjelasan tentang router sudah saya jelaskan di artikel sebelumnya (Baca : Perbedaan Wireless Router dan Access Point). Router adalah device atau peripheral dalam sebuah jaringan yang berfungsi untuk meneruskan atau mengirimkan paket data dari suatu network ke network yang lainnya baik itu dari LAN ke LAN maupun dari LAN ke WAN. Proses pengiriman paket data dalam sebuah router dikenal dengan istilah Routing yang bekerja pada lapisan OSI Layer 3. 

Routerboard mikrotik


Karena fungsi utama router adalah untuk Routing, maka kelebihan router adalah memiliki kemampuan untuk menghubungkan 2 atau lebih jaringan dengan network dan segment IP yang berbeda, router juga difungsikan sebagai internet gateway (pintu gerbang) untuk menghubungkan jaringan lokal ke internet.


3. Switch


Switch termasuk kedalam peripheral jaringan yang berfungsi untuk mendistribusikan jaringan ke client, karena port ethernet pada router jumlah nya sangat terbatas maka untuk mengcover network yang besar diperlukan lah Switch agar setiap host dalam jaringan yang menggunakan media cable (baik UTP maupun STP) bisa saling terhubung, switch memiliki fitur MAC Address Table artinya switch akan memasukkan MAC Address setiap host yang terhubung pada port switch dan memasukkan nya kedalam MAC Address Table sehingga ketika switch mengirimkan frame data dari komputer pengirim ke komputer penerima, frame tersebut hanya akan dikirimkan ke komputer tujuan berdasarkan MAC Address yang sudah terdaftar pada MAC Address Table.

Karena adanya fitur MAC Address Table pada switch maka bisa dikatakan switch "lebih pintar" dibandingkan dengan HUB karena proses pengiriman frame data tidak dilakukan secara broadcast ke setiap host dalam jaringan, inilah yang menyebabkan switch bisa menghindari terjadinya collision dalam sebuah jaringan.

Switch TP-LINK


Switch bekerja pada layer 2 dan layer 3 OSI model, berdasarkan kemampuan nya switch juga dibedakan antara switch unmanage dan switch manage, dimana pada switch manage memungkinkan kita untuk menghubungkan network dengan segment IP yang berbeda pada satu switch dengan memanfaatkan fitur VLAN (Virtual LAN).

Switch juga memiliki fungsi yang lebih kompleks jika dibandingkan dengan HUB.

  1. Menerima sinyal dan juga frame data dari host (baik itu komputer client maupun server)
  2. Mentransmisikan frame data dari satu host ke host yang lain dalam sebuah jaringan
  3. Memperkuat signal yg ditransmisikan dari server menuju client
  4. Mampu mengatur dan juga membatasi jumlah frame data yang ditransmisikan kepada client.
  5. Sebagai pusat pendistribusian dalam sebuah jaringan

4. HUB


Sama seperti Switch, tugas utama dari HUB juga yaitu untuk mendistribusikan jaringan ke client yang menggunakan media cable (baik UTP maupun STP), lalu apa bedanya dengan switch ? HUB bekerja pada layer 1 OSI model selain itu HUB juga tidak memiliki fitur MAC Address Table sehingga proses pengiriman data menggunakan HUB dilakukan dengan cara mem-broadcast nya ke setiap host yang ada dalam jaringan tersebut.

Karena cara kerja HUB yaitu dengan cara mem-broadcast ke setiap host dalam jaringan, maka sangat rentan terjadinya collision. Fungsi utama HUB yaitu hanya terbatas pada :

  1. Menghubungkan beberapa host dalam sebuah jaringan
  2. Memperkuat signal yang di transmisikan dari komputer server ke client

Perangkat HUB


5. Access Point


Untuk pengertian access point juga sudah saya jelaskan di artikel sebelumnya (Baca juga Pengertian dan Cara Kerja Access Point). Access Point adalah device atau peripheral dalam sebuah jaringan yang telah di konfigurasi khusus untuk memancarkan atau broadcast SSID pada sebuah WLAN (Wireless LAN), access point berfungsi sebagai pusat pemancar agar setiap client di local network bisa saling terkoneksi baik terkoneksi sesama host maupun terkoneksi ke internet.

Fungsi access point adalah untuk menyebarkan atau broadcast SSID untuk jaringan berbasis WLAN (Wireless LAN), konfigurasi access point biasanya di buat sebagai mode bridge artinya ketika ada client yang terkoneksi ke SSID Wi-Fi yang dipancarkan oleh access point, client tersebut tidak akan mendapatkan IP address dan akses internet dari perangkat access point melainkan dari router.

Access Point TP-LINK


6. NIC (Network Interface Card)


Network Interface Card (NIC) atau biasa di sebut kartu jaringan, adalah interface fisik yang harus ada agar komputer bisa terhubung ke jaringan, selain komputer PC/Laptop perangkat jaringan yang lain seperti HUB, Switch dan Router juga memiliki NIC agar bisa saling terhubung. Ada beberapa hal yang harus di perhatikan yaitu kecepatan dari interface card tersebut dan jenis port.
  1. Kecepatan setiap interface card tentunya berbeda, untuk interface card yang umum digunakan di komputer PC biasa nya hanya mempunyai kecepatan 100Mbps, ada juga jenis interface card yang memiliki kecepatan 1000Mbps.
  2. Port pada NIC tentunya berbeda - beda tergantung dari jenis kabel yang digunakan, untuk komputer PC/Laptop biasa nya dilengkapi NIC dengan port konektor RJ45, modem ADSL menggunakan port konektor RJ11 ada juga yang menggunakan port konektor BNC untuk kabel jenis coaxial, sedangkan router biasa nya menggunakan konektor RJ45, namun pada beberapa jenis router kelas high end biasanya dilengkapi dengan port SPF untuk konektor Fiber Optic.

Network Interface Card (NIC)


Itulah jenis - jenis perangkat yang digunakan pada jaringan komputer beserta fungsinya. Semoga dengan membaca artikel ini sobat bisa dengan mudah memahami cara kerja serta fungsi dari masing-masing perangkat pada jaringan sebelum melangkah lebih jauh lagi di dunia networking, akhir kata mohon maaf apabila ada kesalahan baik tulisan maupun cara penyampaian yang susah dimengerti. Any question ? please leave a comment, bro :)

Baca juga : 5 Hal Dasar Yang Harus Diketahui Sebelum Belajar Jaringan  

0 komentar